Qantas, salah satu maskapai tertua di dunia itu, dipilih untuk posisi teratas tahun ini karena unggul dengan inovasi keselamatan.
Kepala editor
AirlineRatings.com, Geoffrey Thomas mengatakan bahwa maskapai ini telah berada di garis depan dalam mengembangkan teknologi seperti Future Air Navigation System dan perekam data penerbangan yang digunakan untuk memantau kinerja pesawat dan kru.
Bukan hanya itu, maskapai ini juga menggunakan komunikasi satelit untuk memantau mesin di seluruh armadanya secara real-time, yang memungkinkan operator untuk mendeteksi masalah sebelum mereka meningkat ke masalah keselamatan utama.
Maskapai yang masuk dalam 20 besar termasuk Air New Zealand, All Nippon Airways, British Airways, Cathay Pacific Airways, Emirates, Qatar Airways, dan Singapore Airlines.
Maskapai-maskapai ini menonjol di industri dan berada di garis depan keselamatan, inovasi, dan peluncuran pesawat baru.
Sementara itu Japan Airlines (JAL) dan Etihad Airlines, keduanya termasuk dalam daftar sebelumnya, namun tidak dalam daftar tahun ini.
"JAL dikeluarkan karena salah satu pilotnya ditemukan mabuk di Heathrow," kata Thomas seperti dimuat
Channel News Asia.
Semua maskapai ini telah lulus Audit Keselamatan Operasional Asosiasi Transportasi Udara Internasional yang ketat dan memiliki catatan keselamatan yang sangat baik.
[mel]
BERITA TERKAIT: