Perayaan Tahun Baru Perancis Dibayangi Gerakan Rompi Kuning Dan Terorisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 31 Desember 2018, 23:26 WIB
Perayaan Tahun Baru Perancis Dibayangi Gerakan Rompi Kuning Dan Terorisme
Gerakan rompi kuning/Net
rmol news logo Lebih dari 147 ribu pasukan keamanan dikerahkan untuk mengamankan perayaan Malam Tahun Baru di seluruh Perancis hari ini (Senin, 31/12).

Pengamanan ditingkatkan di malam tahun baru ini karena para pemrotes anti pemerintah pemerintah "gilets jaunes" atau rompi kuning diperkirakan akan hadir di Champs Élysées di Paris.

Bukan hanya itu, puluhan ribu perwira polisi, personel militer, penjaga keamanan sipil dan petugas pemadam kebakaran akan ditempatkan di kota-kota besar sebagian karena ancaman teroris yang berkelanjutan setelah seorang pria bersenjata menewaskan lima orang di pasar Natal Strasbourg awal bulan ini.

Tetapi keamanan juga telah diperkuat di Paris dan kota-kota termasuk Bordeaux dan Nice dalam kasus kejutan protes anti-pemerintah oleh gerakan rompi kuning.

Dikabarkan The Guardian, para demonstran anti-pemerintah terus melakukan barikade di bundaran dan jalan tol tol dan masih datang ke kota-kota besar setiap hari Sabtu untuk memprotes upah dan kondisi yang lebih baik dan menentang apa yang mereka lihat sebagai arogansi dan pemutusan Macron dari kehidupan nyata dan kebijakan pajaknya demi orang kaya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA