Pensiunan letnan jenderal itu akan menantang petahana Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Kepastian tersebut muncul setelah Gantz mendaftarkan partai bentukannya, Israel Resilience atau Gerakan Perlawanan Israel pada Kamis (27/12).
Seperti diberitakan
Voanews, sejumlah jajak pendapat menyebut bahwa Gantz akan menjadi penantang terkuat Netanyahu. Bahkan partai bentukannya itu diprediksi akan menempel ketat Partai Likud milik Netanyahu.
Sejauh ini, Gantz memang belum memetakan pandangan politiknya. Dia lebih menonjolkan citra militer dan citra bersihnya. Reputasi Netanyahu yang sarat korupsi diprediksi akan menjadi titik serang Gantz.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: