Raja Philippe kemudian meminta pemerintahannya tetap dalam kapasitas sementara.
Dikabarkan
Reuters, setelah berkonsultasi dengan para pemimpin partai, istana mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa raja telah menetapkan ada kesediaan untuk memastikan negara itu diperintah dengan baik sampai pemilihan berikutnya yang jatuh tempo pada tanggal 26 Mei 2019 mendatang.
Sebelumnya, Michel mengajukan pengunduran diri dari jabatannya awal pekan ini. Pengunduran dirinya dilakukan setelah muncul mosi tidak percaya terhadap pemerintahannya.
Dia kehilangan dukungan dari New Flemish Alliance nasionalis atas dukungannya untuk kesepakatan migrasi PBB yang diteken di Maroko pekan lalu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: