Pastor itu adalah Miguel Guevara. Dia baru saja selesai mendengar pengakuan di Katedral Metropolitan ketika seorang wanita melemparkan cairan asam kepadanya.
Pastor Guevara sedang dirawat di rumah sakit karena luka bakar serius di wajah, lengan, dan bahunya.
Jemaat di gereja itu segera menahan wanita tersebut dan mengurungnya di kamar sampai polisi tiba.
Polisi mengatakan mereka masih menyelidiki kemungkinan motif di balik serangan itu.
Tetapi media lokal, seperti dimuat
BBC, menunjukkan fakta bahwa wanita itu mengenakan kaus dengan gambar janin di dalam rahim membuat gerakan cabul.
Seorang juru bicara polisi mengatakan mereka mengidentifikasi wanita itu sebagai warga Rusia.
Serangan itu datang pada saat yang menegangkan bagi Gereja Katolik di Nikaragua. Gereja mendapatkan kritik tajam dari pemerintah untuk peran yang dimainkannya sejak dimulainya protes anti-pemerintah pada bulan April.
Ratusan orang tewas dalam bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan. Gereja-gereja menjadi tempat perlindungan bagi aktivis oposisi dan kadang-kadang dikepung dari kekuatan pro-pemerintah.
[mel]
BERITA TERKAIT: