Meski begitu, kelompok yang menamakan diri "Rompi Kuning" yang melakukan aksi protes tersebut mengaku tidak akan berhenti melakukan protes jalanan.
Pasalnya, tujuan dari protes Rompi Kuning itu bukanlah penundaan kenaikan pajak bahan bakar, melainkan pembatalan.
"Kami tidak ingin penangguhan, kami ingin peningkatan pajak bahan bakar di masa lalu segera dibatalkan," kata penyelenggara protes Rompi Kuning, Benjamin Cauchy seperti dimuat
Russia Today.
Dia memastikan bahwa akhir pekan ini, aksi protes jalanan dengan rompi kuning yang khas akan dilakukan.
[mel]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: