Menurut keterangan Kementerian Unifiksai Korea Selatan, kereta dengan enam gerbong itu membawa puluhan pejabat dan insinyur Korea Selatan yang akan memeriksa jalur sepanjang 1.200 km selama 18 hari.
Ini merupakan bagian dari misi untuk memodernisasi jaringan kerea api di Korea Utara yang diharapkan akan dapat menghubungkannya dengan Selatan. Hal ini merupakan bagian dari upaya perbaikan hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan.
Dikabarkan
The Guardian, enam gerbong kereta yang dikirim itu berisi tempat tinggal, ruang kantor dan penyimpanan untuk bahan bakar dan generator.
Kereta itu akan melakukan perjalanan dari perbatasan sepanjang Korea Utara ke perbatasannya dengan China, sepanjang dua jalur yang berjalan di dekat pantai barat dan timur.
Pemeriksaan jalur itu membutuhkan izin khusus dari PBB, mengingat Korea Utara masih berada di bawah sanksi ekonomi PBB atas program senjata nuklirnya.
Pejabat Korea Selatan akan menggunakan studi ini untuk menyusun rencana untuk memodernisasi garis rel korea Utara yang sudah menua. Sebagian besar rel du Korea Utara dibuat pada awal abad ke-20.
[mel]
BERITA TERKAIT: