Berbicara di Mississippi pada Selasa (27/11), Trump mengatakan bahwa agen perbatasan telah melakukan tindakan yang tepat dengan menggunakan gas air mata.
"Inilah intinya, tidak ada yang datang ke negara kita kecuali mereka datang secara legal," kata Trump seperti dimuat
BBC.
Dia menambahkan, gas yang digunakan sangat aman dan merupakan bentuk yang sangat kecil dari gas air mata.
Namun pernyataannya tersebut bertentangan dengan pernyataan beberapa wartawan di tempat kejadian, yang mengatakan gas air mata itu menyakitkan bahkan dari jarak yang cukup jauh.
Trump menambahkan, agen perbatasan dipaksa melakukan aksi tersebut karena situasi yang terjadi.
Konfrontasi akhir pekan kemarin terjadi setelah ratusan migran di perbatasan Tijuana berusaha menembus hambatan yang memisahkan Meksiko dari Amerika Serikat.
Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika Serikat, yang mengawasi perbatasan, mengatakan personilnya telah diserang dan dihantam batu oleh para migran.
Perempuan dan anak-anak termasuk di antara mereka yang mencoba melindungi diri mereka dari gas air mata yang ditembakkan oleh pihak berwenang. Hal itu memicu kecaman dari aktivis dan beberapa politisi.
[mel]
BERITA TERKAIT: