Jasad Marinova ditemukan di sebuah taman di kota utara Ruse, dekat Sungai Danube, pada akhir pekan kemarin.
Tidak diketahui apakah pembunuhan itu terkait dengan pekerjaannya sebagai wartawan senior di stasiun televisi lokal, TVN atau terkait masalah pribadinya.
Namun pembunuhannya segera menarik kecaman internasional.
Dikebarkan
BBC, Marinova sendiri adalah wartawan profil tinggi ketiga yang dibunuh di Uni Eropa sejak tahun lalu.
Jaksa penuntut daerah, Georgy Georgiev mengatakan, Marinova menderita pukulan di kepala dan tercekik dalam serangan mematikan itu. Bukan hanya itu, ponsel, kunci mobil, kacamata, dan sebagian pakaiannya pun dinyatakan hilang.
Menurut data Reporters Without Borders, Bulgaria merupkan negara yang dianggap sebagai negara terburuk di Uni Eropa ketika menyangkut kebebasan pers,
Organisasi itu mengatakan wartawan investigatif di negara itu sering mengalami tekanan, dari sekadar peringatan hingga intimidasi dan serangan fisik terhadap diri mereka sendiri atau harta mereka.
[mel]
BERITA TERKAIT: