US Africa Command (AFRICOM) menyebut, kedua prajurit tersebut hilang di sekitar Cap Draa Training Area, dekat Kota Tan-Tan.
Dalam pernyataan resmi, AFRICOM menyebut operasi pencarian dan penyelamatan telah digelar secara terpadu dengan melibatkan pasukan AS, Maroko, dan negara mitra lainnya. Operasi dilakukan melalui jalur darat, udara, dan laut.
Hingga kini, penyebab insiden masih dalam penyelidikan dan proses pencarian terhadap kedua personel masih terus berlangsung.
Mengutip laporan
Anadolu Agency, Minggu, 3 Mei 2026, kedua prajurit tersebut dilaporkan hilang akibat kecelakaan yang tidak berkaitan langsung dengan rangkaian latihan militer.
African Lion 2026 merupakan salah satu latihan militer terbesar di Afrika yang berlangsung sejak 13 April hingga 8 Mei 2026. Latihan ini melibatkan lebih dari 30 negara di bawah kepemimpinan AS dan Maroko.
Selain di Maroko, sebagian rangkaian latihan juga digelar di Tunisia, Ghana, dan Senegal.
Latihan ini mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan serta konsep perang masa depan, dengan tujuan meningkatkan kesiapan operasional, kemampuan kontra-terorisme, serta menghadapi ancaman lintas batas.
BERITA TERKAIT: