Saat ini, wilayah tersebut diketahui masih berada di bawah tangan militer yang didukung asing,
"Posisi negara Suriah sudah jelas. Provinsi ini dan wilayah Suriah lainnya yang masih di bawah kendali teroris akan kembali ke (kontrol) negara Suriah," kata Assad seperti dimuat
Press TV.
Dia menambahkan bahwa kesepakatan atas Idlib disimpulkan sebagai tindakan sementara untuk mencegah pertumpahan darah di sana.
Hal itu disampaikan Assad dalam pertemuan komite pusat Partai Sosialis Arab al-Baath yang berkuasa di ibukota Damaskus pada hari Minggu (7/10).
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: