Menurutnya, Tiongkok tengah berusaha mempengaruhi Korut untuk dapat mempengaruhi hubungan dagang mereka dengan AS.
Atas alasan itu, Trump mencoba mempertimbangkan menggunakan hubungan pribadinya dengan pemimpin Korut Kim Jong Un yang sudah terajut dengan baik, untuk bernegosiasi.
"Saya memiliki keyakinan bahwa Kim Jong Un akan menghormati kontrak yang kami tandatangani. Bahkan lebih penting lagi, jabat tangan kami," kata Trump dalam kicauannya di akun
@realDonaldTrump.
Dia menjelaslan bahwa Kim Jong Un dan dirinya sudah sepakat untuk mengadakan denuklirisasi di negeri Semenanjung Korea tersebut. Namun di sisi lain, kesepakatan ini mulai coba dirusak oleh Tiongkok.
“Tiongkok, di sisi lain, mungkin mengerahkan tekanan negatif pada kesepakatan karena postur kita tentang Perdagangan Tiongkok tidak bisa diharapkan!" tegasnya.
Kicauan ini muncul di tengah spekulasi AS bahwa Beijing dan Pyongyang sedang menyusun strategi untuk meningkatkan pengaruh dalam pembicaraan yang sedang berlangsung dengan Gedung Putih.
Ada sedikit optimisme menjelang perjalanan Mike Pompeo ke Pyongyang minggu lalu, dan sedikit kejelasan tentang apa yang diharapkannya untuk berhasil. Namun setelah perjalanan itu, media Korea Utara mengecam apa yang mereka sebut pendekatan gengster ala AS, yang menjanjikan mereka tidak akan secara sepihak melucuti senjata tanpa mendapatkan imbalan apapun.
[ian]
BERITA TERKAIT: