Dalam perjalanannya seÂlama 12 bulan terakhir yang dilakukannya sendiri, dia suÂdah mengunjungi 23 negara.
Dia menyebut dirinya sebaÂgai 'senior gap year' setelah istri yang dinikahinya selama 40 tahun meninggal. Istilah 'gap year' merujuk pada masa peralihan dari SMA ke kuliah. Para anak muda biasanya melakukan kegiatan sosial atau mencari pengalaman kerja. "Semuanya terjadi beÂgitu cepat," ujar Hermann.
"Ini membuat saya berpikir bahwa hidup kita bisa berubah dalam sekejap saja," sambung Hermann.
Setelah ditinggal istrinya, Hermann kembali seperti ketika di masa dulu lagi, duda tanpa tanggungan dan karÂenanya kemudian memuÂtuskan melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya.
Hermann kemudian menÂjual apartemen dan mobilnya, menaruh barang-barangnya di tempat persewaaan dan membeli tiket pesawat keliling dunia. ***
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: