Bukan tanpa sebab, HNW menyebut Wantimpres menyangkal bahwa Yahya berkunjung atas nama negara. Begitu pula PBNU, di mana Yahya menjadi Khatib Aam pun menyangkal kunjungan itu mewakili NU.
"Indonesia mengatakan (kunjungan) itu tidak ada hubungannya dengan posisi beliau baik Wantimpres ataupun PBNU," ujar HNW di Rumah Dinas Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan di Komplek Widya Chandra, Jakarta, Jumat (15/6).
Alasan Yahya mengunjungi Israel untuk menguatkan komunikasi diantara Yahudi dan Muslim pun, kata dia, masih berbanding terbalik dengan sikap Israel di PBB.
"Ketika Pak Yahya Staquf di Israel dan mendapatkan sambutan yang manis, ternyata Israel di New York justru melakukan tindakan yang tidak sangat manis, mengingatkan kembali bahwa dia tidak mengenal rahmah," katanya.
Ia mengingatkan, dalam sidang umum PBB di New York yang salah satunya membahas hak warga sipil Palestina, Israel justru mengikuti langkah Amerika Serikat bersama enam negara lainnya yang menolak resolusi itu.
"Dia (Israel) menolak (resolusi), bahkan perlindungan terhadap hak sipil warga Palestina pun dia tolak," tukas politisi PKS itu.
[fiq]
BERITA TERKAIT: