Jokowi Akui Kemenangan Nicolas Maduro

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Minggu, 03 Juni 2018, 10:25 WIB
Jokowi Akui Kemenangan Nicolas Maduro
Nicolas Maduro/Net
rmol news logo Pemerintah Indonesia secara resmi mengakui hasil pemilihan presiden Republik Bolivarian Venezuela yang diselenggarakan pada tanggal 20 Mei lalu.

Sang petahana Nicolas Maduro yang didukung sejumlah partai politik memenangkan pemilihan itu, mengalahkan lawan terkuatnya Hendry Falcon.

Pengakuan pemerintah Indonesia tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dalam sepucuk surat  yang ditwit oleh Kedutaan Besar Republik Bolivarian Venezuela di Jakarta, kemarin (Sabtu, 2/6), juga dimuat di web resmi pemerintah Venezuela hari ini (Minggu, 3/6).

Dalam surat dukungan itu, Jokowi mengatakan bahwa kemenangan Maduro adalah manifestasi dari rasa hormat dan kepercayaan rakyat Venezuela pada kepemimpinan Maduro selama ini.

Maduro mulai memimpin negeri kaya minyak itu pada tahun 2013 menyusul kematian Hugo Chavez.

"Saya percaya Yang Mulia akan melanjutkan memimpin negara dan rakyat Anda (Venezuela) ke arah kesejahteraan yang abadi dan perdamaian," tulis Jokowi.

Dia juga berharap hubungan Indonesia dan Venezuela akan semakin berkembang di berbagai bidang.

Sebelum pemerintah Indonesia, pengakuan dan dukungan atas hasil pemilihan presiden di Venezuela telah disampaikan pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) dan Universitas Bung Karno (UBK) Rachmawati Soekarnoputri dalam sebuah upacara kecil di kampus UBK.

Selain itu, wartawan senior Indonesia, Teguh Santosa, yang diundang penyelenggara pemilu Venezuela, Consejo Nacional Electoral (CNE), untuk menyaksikan langsung proses pemilu juga telah menyampaikan penilaian umumnya dan mengucapkan selamat atas kemenangan rakyat Venezuela menentukan jalan demokrasi. [dem]   

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA