Begitu laporan yang dirilis media
New York Times dengan mengutip para pejabat Amerika Serikat dan diplomat Eropa yang tidak disebutkan namanya pekan ini.
Dalam laporan itu disebutkan bahwa Pasukan Khusus Amerika Serikat itu terdiri dari satu tim yang terdiri dari puluhan pasukan Baret Hijau. Mereka dikirim ke perbatasan Saudi-Yaman pada Desember tahun lalu.
Mereka tiba beberapa minggu setelah rudal balistik dari Yaman mendekati Riyadh.
Laporan yang sama juga menyebut bahwa pasukan khusus Amerika Serikat sedang melatih pasukan Saudi untuk mengamankan perbatasan mereka, dan bekerja dengan analis intelijen Amerika untuk membantu menemukan lokasi rudal Houthi di Yaman.
Pasukan Amerika Serikat juga disebut-sebut bekerja dengan pesawat pengintai untuk melacak senjata Houthi dan lokasi peluncuran mereka.
New York Times, seperti dimuat ulang
Al Jazeera, mengabarkan bahwa pengerahan pasukan sebagai eskalasi berkelanjutan perang rahasia Amerika.
Langkah itu jelas bertentangan dengan klaim militer AS bahwa bantuannya kepada pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi di Yaman terbatas pada "dukungan non-tempur".
Namun demikian belum ada konfirmasi resmi atas kabar tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: