"Rusia mengutuk keras serangan udara terhadap Suriah di mana tentara Rusia berada di sana untuk membantu pemerintahan yang sah di Suriah dalam perang melawan terorisme," kata kantor Kepresidenan Rusia, Kremlin, mengutip perkataan Presiden Putin.
"Dengan tindakannya, Amerika Serikat justru semakin memperburuk bencana kemanusiaan di Suriah dan mendatangkan penderitaan lebih besar bagi warga sipil dan benar-benar berkomplot dengan teroris yang telah menyengsarakan rakyat Suriah selama tujuh tahun dan memprovokasi gelombang baru pengungsi dari negara itu ke wilayah lain," kata Putin.
Pasukan koalisi yang dipimpin AS, menembakkan 110 rudal ke beberapa kota di Suriah, diantaranya ke Damaskus dan Homs, untuk merespon serangan senjata kimia yang dituduhkan dilakukan Suriah pada pekan lalu di kota Douma.
[***]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: