Lewat akun X miliknya, sosok yang akrab disapa Hensa itu menyindir maraknya pidato, diskusi, hingga instruksi yang kerap disampaikan pejabat, namun dinilai belum tentu memberikan manfaat konkret bagi rakyat.
“Ratusan panggung pidato, ribuan kali diskusi, jutaan kali instruksi, tidak akan berdampak, tidak akan lebih bermanfaat, daripada satu kali kebijakan yang membuat keuangan rakyat membaik,” ujar Hendri, Jumat, 20 Maret 2026.
Menurutnya, ukuran keberhasilan sebuah pemerintahan seharusnya tidak hanya dilihat dari intensitas komunikasi publik, melainkan dari sejauh mana kebijakan yang diambil mampu memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat.
Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai dinamika politik dan komunikasi publik, masyarakat lebih membutuhkan kebijakan yang nyata dan dirasakan langsung manfaatnya, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan.
BERITA TERKAIT: