Tak kurang dari 100 rudal dilepaskan ke Damaskus dan sekitarnya dengan dalih untuk menyerang pusat penelitian dan senjata kimia Suriah.
Ini adalah serangan kedua Amerika Serikat ke wilayah Suriah sejak setahun terakhir.
Tahun lalu, Amerika Serikat dibawah perintah Presiden Donald Trump menyerang Pangkalan Udara Suriah dengan puluhan rudal jelajah.
Serangan Amerika Serikat tahun lalu dilakukan untuk menanggapi serangan senjata kimia yang terjadi di Idlib, Suriah.
Pada serangan tahun lalu, Pentagon mengklaim bahwa ada 59 rudal Tomahawk yang ditembakkan dari kapal perang USS Ross dan USS Porter, dua kapal perusak angkatan laut di Timur Mediterania.
Rudal menargetkan pesawat tempur, sistem pertahanan udara dan perlengkapan strategis lainnya milik Suriah di pangkalan udara Shayrat di Homs, Suriah Barat.
Sementara kali ini, serangan Amerika Serikat dilakukan dengan menggandeng Inggris dan Perancis sebagai sekutu sebagai tanggapan atas serangan kimia yang terjadi akhir pekan lalu di Suriah.
[mel]
BERITA TERKAIT: