
Presiden Sri Lanka menangguhkan parlemen pekan ini hingga 8 Mei mendatang. Langkah ini diambil beberapa hari setelah upaya mosi tidak percaya yang gagal terhadap perdana menteri dan pembelotan beberapa menteri memaksa perombakan kabinet.
Hanya satu parlemen yang duduk dijadwalkan sebelum 8 Mei dan kabinet baru akan diambil sumpah pada 23 April mendatang.
"Presiden telah mengajukan prorog ke parlemen sampai 8 Mei," kata sekretaris Presiden Maithripala Sirisena, Austin Fernando seperti dimuat Reuters. Namun dia menolak untuk mengatakan mengapa.
Sementara itu, seorang menteri senior anonim mengatakan bahwa prorogasi berarti semua komite parlemen yang ada akan berakhir dan komite baru harus ditunjuk ketika parlemen dibentuk kembali.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.