Menteri dalam negeri Brandenburg, Karl-Heinz Schröter, mengatakan paket yang ditinggalkan di apotek tersebut berisi beberapa ratus gram kuku dan bubuk. Petugas keamanan segera menganalisis apakah paket tersebut mengandung bahan peledak atau tidak.
"Ada upaya yang berhasil untuk menyebarkan rasa takut, karena pada saat ini tidak mungkin perayaan Natal berjalan seperti biasa," kata Schröter seperti dimuat
The Guardian.
Ia mengatakan daerah tersebut akan tetap ditutup sementara polisi mencari anjing pelacak untuk paket lainnya.
Robot yang menggunakan jet air digunakan untuk memastikan perangkat itu aman.
Jerman diketahui berada dalam siaga tinggi atas serangan teroris potensial hampir setahun setelah seorang Muslim Tunisia membajak sebuah truk, membunuh supirnya dan menabrakkan kendaraan tersebut ke sebuah pasar Natal di dekat Berlin, menewaskan 11 orang di sana.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: