Seorang eks Jenderal Tentara Kroasia bernama Slobodan Praljak berusia 72 tahun nekad meminum racun di tengah sidang dengar pendapat dengan disaksikan banyak peserta sidang.
Praljak nekad meneggak racun yang dibawanya dalam gelas atau botol berukuran kecil saat mendengar bahwa ia layak mendapat hukuman 20 tahun penjara karena ia adalah penjahat Perang Bosnia. Namun sang mantan Komandan Pasukan itu berdiri dan lantang menyebutkan bahwa ia bukanlah seorang kriminal.
Ia lalu mengangkat tangannya ke mulutnya, memiringkan kepalanya ke belakang dan tampak menelan segelas cairan.
"Saya telah meminum racun," katanya.
Hakim ketua Carmel Agius segera menghentikan persidangan dan sebuah ambulans dipanggil.
"Baiklah," kata hakim itu. "Kita tangguhkan ... Kita tangguhkan... Tolong, jangan lepaskan kaca yang dia gunakan saat dia minum sesuatu," tambahnya seperti dimuat BBC.
Ambulans segera datang ke lokasi dan sebuah helikooter segera berjaga di atas gedung.
Beberapa petugas penyelamat darurat juga bergegas masuk ke bangunan dan membawa peralatan di ransel.
Dalam sebuah pernyataan, ICTY mengatakan Praljak segera dibantu oleh staf medis ICTY. Praljak dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk menerima bantuan medis lebih lanjut, namun nyawanya tak terselamatkan.
Investigasi segera diluncurkan dan ruang sidang tersebut kini menjadi TKP.
[mel]
BERITA TERKAIT: