Ini Rencana Lanjutan Rusia, Turki Dan Iran Untuk Konflik Suriah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 23 November 2017, 07:38 WIB
Ini Rencana Lanjutan Rusia, Turki Dan Iran Untuk Konflik Suriah
Konflik di Suriah/Net
rmol news logo Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan rencana untuk sebuah kongres perdamaian Suriah dalam upaya untuk mengakhiri perang sipil enam tahun.

Rencana tersebut diumumkan setelah ia melakukan pembicaraan dengan Presiden Iran Hassan Rouhani dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Sochi Rusia (Rabu, 21/11).

Pembicaraan Putin dengan rekan-rekannya dari Turki dan Iran itu dilakukan beberapa hari setelah Putin menyambut kedatangan Presiden Suriah Bashar al-Assad di Sochi.

Dalam sebuah pernyataan bersama, ketiga pemimpin negara itu mendesak pemerintah Suriah dan oposisi untuk berpartisipasi secara konstruktif dalam kongres perdamaian Suriah. Belum disebutkan tanggal kongres tersebut, namun lokasinya dipastikan di resor Sochi Rusia.

"Kongres akan melihat pertanyaan kunci mengenai agenda nasional Suriah," kata Putin kepada wartawan, duduk bersama dengan Rouhani dan Erdogan.

"Pertama-tama, ini adalah penyusunan kerangka kerja untuk struktur negara masa depan, penerapan konstitusi baru, dan, berdasarkan hal itu, penyelenggaraan pemilihan di bawah pengawasan Perserikatan Bangsa-Bangsa,"
sambungnya seperti dimuat Russia Today.

Putin mengatakan proses reformasi tidak akan sederhana dan akan memerlukan kompromi dan konsesi dari semua pihak, termasuk pemerintah Suriah. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA