Menurut keterangan yang dirilis Kremlin (Selasa, 21/11), dua kepala negara tersebut bertemu untuk melakukan pembicaraan di resor Sochi Laut Hitam Rusia pada hari Senin.
Mereka membahas perang melawan terorisme dan kemungkinan penyelesaian politik di Suriah, yang telah memasuki tahun ketujuh perang.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa Assad telah menyatakan kesiapannya untuk berdiskusi dengan pihak-pihak yang tertarik untuk menyelesaikan konflik tersebut. Sebagai tanggapan, Putin memuji kerja sama Assad.
Menurut kantor berita
RIA, yang mengutip juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, pertemuan tersebut berlangsung selama sekitar empat jam.
Kunjungan tersebut diyakini hanya untuk kedua kalinya al-Assad telah meninggalkan Suriah sejak perang pecah pada tahun 2011.
Pada bulan Oktober 2015, sebulan setelah Rusia memulai kampanyenya di Suriah, Assad dan Putin berkumpul di Moskow.
Rusia, sekutu utama pemerintah Suriah dalam perang tersebut, telah mendukung pasukan pemerintah melawan apa yang telah menjadi perang proxy di wilayah tersebut. Demikian seperti dimuat
Al Jazeera.
[mel]
BERITA TERKAIT: