Mugabe melepaskan kekuasaan yang telah dipegangnya selama 37 tahun melalui sebuah surat pengunduran diri yang dibacakan oleh juru bicara parlemen. Dalam surat tersebut, Mugabe menyebut bahwa ia mengundurkan diri demi memungkinkan perpindahan kekuasaan yang mulus dan damai. Ia juga mengatakan mundur secara sukarela.
Pengunduran dirinya dilakukan di tengah tekanan politik dan juga intervensi dari militer yang memaksanya untuk mundur.
Partai Zanu-PF yang berkuasa mengatakan bahwa mantan Presiden Emmerson Mnangagwa akan menggantikan posisi Mugabe.
Langkah ini mendapat sambutan baik dari masyarakat Zimbabwe.
"Saya sangat bahagia, luar biasa, merasa sangat bergairah, inilah momen terbesar bagi negara kami," kata salah seorang warga Zimbwe seperti dimuat
BBC.
"Kami telah memiliki malam tanpa tidur dengan harapan dan menunggu dan kami sangat bahagia, sudah berakhir dan ini sudah selesai," kata warga lainnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: