Pimpinan militer negara tersebut, Constantino Chiwenga memastikan hal itu awal pekan ini.
Emmerson Mnangagwa telah berada di luar negeri sejak Mugabe menggulingkannya awal bulan ini. Pengusirannya memicu krisis politik di tengah seruan berulang agar Mugabe mundur.
Mnangagwa akan segera kembali ke Zimbabwe untuk bertemu dengan pemimpin veteran tersebut.
"Bangsa ini akan diberi tahu tentang hasil pembicaraan antara keduanya," kata Chiwenga.
Partai ZANU-PF Mugabe, yang ia dirikan dan dipimpin selama hampir empat dekade, menggulingkan Mugabe sebagai pemimpin partai pada hari Minggu dan memberinya ultimatum untuk menyerahkan jabatan presiden atau menghadapi pemungutan suara pemakzulan di Parlemen. Pihak tersebut mengatakan akan memperkenalkan rencana tersebut ke Parlemen pada hari ini.
Mugabe telah menolak untuk menjawab panggilan berulang untuk turun bahkan setelah secara efektif dilucuti dari kekuasaannya. Demikian seperti dimuat
CNN. [mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: