Selain itu, banjir menyebabkan sejumlah kerusakan di pusat-pusat kota di Yunani. Kota-kota industri Mandra, Nea Peramos dan Megara, sebelah barat ibukota Athena, adalah wilayah yang paling parah terkena dampaknya.
Perdana Menteri Alexis Tsipras mendeklarasikan masa berkabung nasional setelah tragedi tersebut. Ia juga berjanji untuk memberikan bantuan kepada korban dan memastikan mereka ditempatkan dengan aman.
Cuaca buruk telah melanda sejumlah wilayah Yunani selama sekitar satu minggu terakhir. Namun hujan lebat yang sangat tinggi beberapa hari terakhir di Yunani menyebabkan terjadinya banjir bandang. Para penduduk terkejut dan tidak siap atas datangnya bencana tersebut.
Pada Rabu sore (15/11), dinas pemadam kebakaran Yunani mengatakan telah menerima lebih dari 600 seruan untuk meminta bantuan dan mengirim hampir 200 petugas pemadam kebakaran di 55 kendaraan ke kota-kota, yang memiliki populasi gabungan dalam puluhan ribu orang.
"Air turun dari gunung, jutaan ton," kata Stavros Fotiou, wakil walikota Nea Peramos.
"Jalan kita hancur total, 1.000 rumah telah tergenang, itu sepertiga dari kota," tambahnya seperti dimuat
BBC.
Wakil gubernur daerah tersebut, Yiannis Vassileiou, mengatakan bahwa layanan darurat telah disiapkan untuk cuaca buruk, namun kondisi di lapangan sangat buruk.
[mel]
BERITA TERKAIT: