Beberapa staf di ZBC menjelaskan bahwa tentara mengatakan kepada mereka untuk tidak khawatir karena keberadaan tentara di sana adalah untuk melindungi situs tersebut.
Di waktu bersamaan, seperti dimuat
BBC, juga terdengar suara tembakan dan ledakan di ibukota Harare, namun masih belum jelas penyebabnya.
Sebelumnya, duta besar negara di Afrika Selatan tersebut menolak pembicaraan tentang sebuah kudeta. Partai berkuasa Zimbabwe juga sebelumnya menuduh kepala militer negara tersebut, Jenderal Constantino Chiwenga telah melakukan tindakan yang masuk akal setelah pimpinan militer tersebut memperingatkan kemungkinan intervensi militer dalam politik.
Jenderal Chiwenga sendiri diketahui telah menantang Presiden Robert Mugabe setelah dia memecat wakil presiden tersebut. Ia menegaskan bahwa tentara siap untuk bertindak menghentikan pembersihan dalam partai Zanu-PF di mana Mugabe bernaung.
Ketegangan meningkat pada hari Selasa (14/11) ketika kendaraan lapis baja terlihat mengambil posisi di jalan-jalan di luar Harare, meskipun tujuan mereka tidak jelas.
[mel]
BERITA TERKAIT: