"Ada juga sesuatu yang tepat untuk menjaganya di rumah kejahatan mengerikan yang dia lakukan," tulis Trump di akun Twitternya.
"Harus bergerak cepat. Kematian, kematian!" sambungnya seperti dimuat
BBC.
Saipov, yang hadir di pengadilan pada hari Rabu dengan menggunakan kursi roda, menghadapi tuduhan federal terorisme, yang berarti pemerintah dapat mengganti larangan hukuman mati New York.
Trump sebelumnya pernah mengatakan bahwa pelaku sebaiknya dikirik ke Teluk Guantanamo. Namun ia meralat perkataanya dengan dalih proses tersebut memakan waktu yang lebih lama.
Sayfullo sendiri diketahui menabrakkan truk yang dibawanya ke kerumunan pesepeda dan pejalan kaki di Manhattan awal pekan ini. delapan orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: