Pemerintah Kurdistan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mengusulkan sebuah gencatan senjata untuk mencegah kekerasan dan bentrokan lebih lanjut.
"Pertempuran terus berlanjut tidak mengarah pada kemenangan, tapi akan membawa negara ini ke arah kekacauan dan kekacauan," begitu bunyi pernyataan tersebut seperti dimuat
BBC.
"Serangan dan konfrontasi antara pasukan Irak dan Peshmerga yang dimulai pada 16 Oktober dapat menyebabkan pertumpahan darah terus-menerus," sambungnya.
Pernyataan itu dibuat menyusul pertumpahan darah yang pecah bulan lalu ketika pasukan pemerintah Irak merebut kota kaya minyak Kirkuk dan daerah-daerah lain yang dikuasai oleh orang Kurdi.
Kekacauan ini mengikuti sebuah referendum Kurdi mengenai kemerdekaan wilayah tersebut dari Baghdad.
Pemerintah Irak menyebut referendum itu tidak sah dan ilegal serta mengusulkan digelarnya dialog untuk memecahkan krisis.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: