
Turki berharap Amerika Serikat akan mencabut keputusannya untuk menangguhkan layanan visa.
Begitu kata juru bicara Partai AK yang berkuasa di Turki, Mahir Unal (Rabu, 11/10).
Berbicara dalam sebuah wawancara dengan penyiar lokal dan dimuat ulang
Reuters, Unal menyebut bahwa Ankara berharap perselisihan yang meningkat antara sekutu NATO tidak akan mempengaruhi operasi militer.
Ia juga menegaskan bahwa Turki menggelar pembicaraan di tingkat Kementerian Luar Negeri untuk menyelesaikan krisis Visa AS.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: