Menurut pemerintah India, ada sekitar 300 tentara dari kedua sisi saling berhadapan sekitar 150 meter di dataran tinggi Doklam, sebuah daerah di Himalaya yang juga diklaim oleh sekutu India Bhutan.
Ketegangan dimulai pada bulan Juni ketika tentara China mulai membangun sebuah jalan ke dataran tinggi menuju perbatasan India.
Bhutan mencari bantuan dari India, yang mengirim pasukan menyeberangi perbatasan dari negara bagian Sikkim di timur laut.
Mengamati hal tersebut, awal pekan ini, Kolonel Wu Qian, Juru Bicara Kementerian Pertahanan China mengatakan bahwa India tidak boleh meremehkan tekad Beijing untuk melindungi wilayahnya yang berdaulat di dataran tinggi Doklam.
"Penentuan dan tekad China untuk melindungi keamanan nasional dan kedaulatan tidak tergoyahkan," tegas Wu seperti dimuat
Al Jazeera.
"Inilah keinginan untuk mengingatkan India, jangan memaksakan keberuntungan dan berpegang pada fantasi apapun," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj pekan lalu mengatakan bahwa masalah tersebut memiliki implikasi keamanan yang serius.
"Jika China secara sepihak mengubah status quo dari tri-junction, ini menjadi masalah keamanan bagi India," kata Swaraj di parlemen pekan lalu.
[mel]
BERITA TERKAIT: