"Gunung" es raksasa itu diperkirakan mencakup area seluas kira-kira 6.000 km persegi, atau sekitar seperempat ukuran Wales.
Lepasnya blok es yang dikenal dengan nama Larsen C Ice Shelf tersebut terpantau dari tangkapan citra satelit AS.
Sistem radar satelit Sentinel-1 Eropa juga harus memiliki citra dalam beberapa jam terakhir untuk mengkonfirmasi hal tersebut. Sentinel bisa merasakan adanya perubahan pada gerakan blok raksasa itu. Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: