Kesepakatan itu dijalin saat Menteri Luar Negeru Amerika Serikat Rex Tillerson berkunjung ke Doha awal pekan ini untuk berupaya mengakhiri krisis diplomatik yangtengah terjadi.
"Kesepakatan yang kita tandatangani bersama mewakili diskusi intensif antara pakar selama berminggu-mnggu dan menghipkan kembali Riyadh Summit," kata Tillerson seperti dimuat
Reuters. "Memorandum tersebut memaparkan serangkaian langkah yang akan diambil setiap negara dalam beberapa bulan dan beberapa tahun mendatang untuk mengganggu dan menonaktifkan arus pendanaan teror dan mengintensifkan kegiatan kontra terorisme secara global," tegas Tillerson.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: