Ketiga orang itu dieksekusi karena dituduh telah membunuh salah satu anggota seniornya.
Dikabarkan
The Guardian bahwa siaran langsung itu dilakukan di halaman Gaza Now, sebuah laman berita lokal.
Sementara itu secara terpisah, Kementerian Dalam Negeri Hamas mengatakan dua orang digantung pada hari Kamis dan satu lainnya dibunuh oleh regu penembak atas peran mereka dalam pembunuhan Mazen Faqha, seorang tokoh senior di sayap militer kelompok Islam tersebut.
Pasca kabar tersebut, tersebar rekaman yang menunjukkan eksekusi dari kejauhan. Namun rekaman itu masih belum dapat diverifikasi.
Namun diketahui bahwa sejak merebut kekuasaan di Jalur Gaza pada tahun 2007, Hamas telah mengeksekusi 28 orang yang dijatuhi hukuman mati oleh pengadilannya.
Bila siaran langsung itu benar adanya, maka bisa menimbulkan kembali pertanyaan lebih lanjut mengenai kemampuan Facebook untuk memoderatori konten kekerasan pada saat prosedur moderasinya di bawah pengawasan menyusul kebocoran file tentang bagaimana perusahaan menangani materi kontroversial dan menyinggung.
[mel]
BERITA TERKAIT: