Menanggapi permintaan tersebut pada Jumat, Kepala Produk X, Nikita Bier menanggapi singkat.
“Beri saya beberapa jam," tulisnya dikutip dari Jerusalem Post, Sabtu 2026.
Tak lama setelah itu, Bier membagikan tautan ke platform pengkodean, yang menunjukkan bahwa bendera rezim Iran telah dihapus dari kode situs X dan diganti dengan bendera singa dan matahari. Ia juga menyatakan bahwa pembaruan tersebut akan segera aktif.
Pada Sabtu pagi, perubahan itu terlihat di akun resmi rezim Iran di X.
Bendera singa dan matahari merupakan bendera resmi Iran sebelum Shah Mohammad Reza Pahlavi digulingkan pada 1979. Bendera ini menampilkan tiga warna horizontal hijau, putih, dan merah, dengan gambar singa memegang pedang berlatar matahari di bagian tengah.
Sebelumnya, X menggunakan bendera resmi Republik Islam Iran yang diberlakukan sejak 1980. Bendera tersebut juga memiliki warna hijau, putih, dan merah, namun di bagian tengah terdapat lambang merah rezim Iran, serta tulisan “Allahu Akbar” (Allah Maha Besar) di sepanjang garis putih.
Bendera singa dan matahari sendiri kini dikenal luas sebagai simbol perlawanan terhadap rezim Iran. Simbol ini kerap terlihat dalam aksi-aksi protes anti-pemerintah dan juga digunakan sebagai tanda dukungan terhadap Reza Pahlavi, putra mahkota Iran yang hidup di pengasingan.
Reza Pahlavi, putra Shah terakhir Iran, dinilai memiliki pengaruh besar dalam menggalang dukungan internasional bagi para demonstran, serta secara terbuka mendorong intervensi luar negeri ketika aparat Iran melakukan penindakan keras terhadap aksi protes.
Perubahan simbol di platform global seperti X ini dinilai memiliki makna politik yang kuat, karena terjadi di tengah meningkatnya tekanan terhadap pemerintah Iran, baik dari dalam negeri maupun dari komunitas internasional.
BERITA TERKAIT: