Para gadis itu adalah bagian dari 276 siswi yang mereka culik dari sebuah sekolah di Nigeria timur, tiga tahun lalu.
Menurut keterangan dari kantor Kepresidenan Nigeria, mereka dibebaskan dengan imbalan tersangka Boko Haram setelah negosiasi.
Gadis-gadis tersebut disambut oleh Presiden Muhammadu Buhari di Abuja pada hari Minggu (7/5).
Penculikan yang disebut "gadis Chibok" memicu sebuah protes global dan memicu kampanye media sosial yang besar.
Sebelum rilis terbaru, sekitar 195 anak perempuan masih dinyatakan hilang.
Jumlah tersangka Boko Haram yang dikeluarkan oleh pihak berwenang tetap tidak diketahui.
Ke-82 siswi tersebut sekarang berada dalam tahanan tentara Nigeria dan dibawa oleh konvoi jalan dari daerah terpencil ke sebuah pangkalan militer di Banki dekat perbatasan dengan Kamerun.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: