Akibat ledakan tersebut, setidaknya 37 orang luka, tiga di antaranya serius, dan memaksa evakuasi sekolah di dekatnya.
Ledakan di Arganda del Rey itu membumbungkan asap hitam, namun layanan darurat mengatakan beberapa stasiun pengukur kualitas udara di daerah tersebut menunjukkan pembacaan normal, mengurangi kekhawatiran tentang polusi beracun.
Petugas pemadam kebakaran mengatakan tiga dari korban luka berada dalam kondisi serius, dua untuk luka bakar dan satu dengan panggul patah. Tidak jelas apakah yang terluka adalah semua pekerja di pabrik tersebut atau juga ada warga lainnya.
Otoritas setempat melakukan penyelidikan atas penyebab ledakan tersebut.
Menyusul ledakan, sejumlah orang juga dievakuasi dari lima sekolah dan sejumlah kantor di sekitarnya dalam radius 500 meter untu menghindari hal yang tidak diinginkan.
"Tetangga telah diminta untuk tidak meninggalkan rumah mereka dan menutup jendela," kata juru bicara balai kota Arganda del Rey.
Petugas pemadam kebakaran mengatakan bahwa mereka telah mengendalikan kebakaran tersebut namun 11 unit pemadam kebakaran masih berusaha memadamkannya.
[mel]
BERITA TERKAIT: