Hal itu disampaikannya usai bertemu dengan Turnbull di New York (Kamis, 4/5). Pertemuan ini adalah kali pertama digelar sejak sebuah panggilan telepon yang sengit digelar di bulan Februari. Pertemuan digelar di USS Intrepid.
"Kami sangat hebat. Kami memiliki hubungan yang fantastis, saya mencintai Australia, saya selalu memilikinya," kata Trump seperti dimuat
AFP.
Saat bertemu dengan Turnbull, Trump mengatakan bahwa aturan soal pengungsi telah lama bekerja, dan mengatakan liputan media tentang panggilan telepon adalah sedikit berita palsu.
Dalam kesempatan yang sama Trump juga mengatakan bahwa dirinya akan berkunjung ke Australia yang ia sebut sebagai salah satu tempat terindah di bumi. Namun belum ada tanggal yang ditetapkan untuk kunjungan tersebut.
Australia sendiri diketahui adalah salah satu sekutu dan tentara Amerika Serikat yang paling gigih dari kedua negara telah berjuang bersama dalam semua konflik besar baru-baru ini termasuk Irak dan Afghanistan.
Dalam momen yang sama, Turnbull mengatakan stabilitas dan kemakmuran Australia selama beberapa dekade telah diamankan. Komitmen ini, menurutnya, telah diperbaharui oleh Trump.
[mel]
BERITA TERKAIT: