Berbicara di acara makan siang "Women on Women" pada Selasa (2/5), Clinton menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin mencampuri pemilihan tersebut. Begitu pun dengan campur tangan Direktur FBI James Comey.
"Jika pemilihan tersebut terjadi pada 27 Oktober, saya akan menjadi presiden Anda," sebut Clinton.
Namun demikian, Clinton mengatakan bahwa dirinya bertanggung jawab mutlak atas kekalahannya kemarin.
"Saya mengambil tanggung jawab pribadi mutlak," katanya.
"Saya adalah kandidatnya, saya adalah orang yang sedang dalam pemungutan suara, dan saya sangat menyadari tantangan, masalah, kekurangan yang kita hadapi," sambung Clinton.
"Tapi saya dalam perjalanan untuk menang sampai sebuah kombinasi dari surat Jim Comey, pada 28 Oktober, dan WikiLeaks Rusia menimbulkan keraguan di benak orang-orang yang cenderung memilih saya, tapi menjadi takut," tutur mantan First Lady AS itu seperti dimuat RT.
[mel]
BERITA TERKAIT: