Penangkapan itu terjadi pada 24 April namun laporannya baru dirilis pekan ini. Pada saat itu, pria asal Canberra berusia 26 tahun, bernama Baxter Reid, melakukan perjalanan ke perbatasan di bagian utara New York dengan pacarnya yang merupakan warga Amerika Serikat bernama Heather Kansco. Namun demikian ia ditolak masuk ke Kanada dan kemudian ditangkap oleh polisi perbatasan AS.
Setelah penangkapannya, Reid dipenjara di Pusat Penahanan Federal dimana ia bisa ditahan enam bulan sebelum dibawa ke hadapan seorang hakim.
Berbicara kepada Sydney Morning Herald, ayah Baxter, Tom Reid, menjelaskan bahwa pasangan tersebut telah tiba di perbatasan pada pukul 10 malam waktu setempat pada tanggal 23 April karena visanya akan berakhir pada tengah malam.
"Untuk beberapa alasan orang-orang Kanada menahan mereka sampai pukul 01:30 dan kemudian menolak masuk, mereka mengembalikan mereka ke Amerika Serikat dan pada saat itu mereka over-visa selama satu setengah jam," kata sang ayah.
Meskipun Reid memiliki visa lima tahun, dia diminta untuk meninggalkan negara bagian setiap enam bulan.
Sang pacar, Kansco membuat halaman GoFundMe dengan harapan mengumpulkan uang untuk pertahanan pacarnya.
Di halaman situs tersebut Kansco menjelaskan kejadian. "Saat kami mendekati perbatasan, orang-orang yang bekerja patroli perbatasan mulai memberi kami sedikit waktu yang sulit. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengajukan pertanyaan perbaikan kepada kami dan memberi kami penyelesaian masalah, dengan waktu berjam-jam di antaranya, "katanya.
Ayahnya berharap agar pejabat AS mengizinkannya kembali ke Australia secara sukarela, dimana dia diharapkan bisa bergabung dengan pacarnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: