Menurut keterangan dari kedutaan Rusia di Thailand dalam sebuah pernyataan seperti dimuat
Reuters, di antara mereka yang terluka, 24 adalah WN Rusia.
15 orang dari mereka yang luka dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Pesawat diketahui mengalami turbulensi yang parah 40 menit sebelum mendarat di ibukota Thailand.
"Semua yang terluka sudah dikirim ke rumah sakit setempat Dengan cedera dari jenis yang berbeda dari keparahan, terutama patah tulang dan memar," kata kedutaan.
"Alasan di balik korban luka adalah karena sabuk pengaman mereka tidak terpasang dengan kencang," sambung pernyataan tersebut.
Aeroflot diketahui memiliki dua penerbangan setiap hari antara Bangkok dan Moskow. Thailand memang adalah tujuan utama bagi wisatawan Rusia.
[mel]
BERITA TERKAIT: