Dalam sebuah pernyataan oleh kekuatan regional Perancis, seperti dimuat
BBC, disebutkan bahwa bahwa pasukan udara dan darat terlibat dalam operasi tersebut.
Namun demikian, tidak dijelaskan lebih lanjut soal dari kelompok mana militan-militan itu datang.
Juru bicara militer Prancis mengatakan militan telah ditargetkan di hutan Foulsare, di barat daya provinsi Gao.
Untuk diketahui bahwa Mali sering menderita serangan yang dilakukan oleh kelompok militan, meski ada operasi militer Prancis pada tahun 2013 untuk mengusir para militan dari kota utara.
Demi memberantas militan, Sabtu pekan lalu, Majelis Nasional Mali memilih untuk memperpanjang keadaan darurat selama enam bulan dalam upaya untuk mengatasi serangan yang meningkat.
Prancis, mantan penguasa kolonial di Mali, telah mengerahkan sekitar 4.000 tentara di wilayah tersebut untuk memerangi ekstremis.
[mel]
BERITA TERKAIT: