Pemangasan ini dilakukan karena wilayah tersebut menghasilkan tunggakan hutang yang besar.
Kiev menuduh wilayah tersebut menunggak 2,6 miliar hryvnias atau setara dengan 97,67 juta dolar AS tunggakan listrik yang belum dibayar.
Pemerintah Luhansk belum mengeluarkan komentar resmi atas hal ini, namun
Channel News Asia mengabarkan bahwa pejabat energi setempat telah mempersiapkan hal itu dan akan terhubung ke sumber lain.
Sebelum memangkas pasokan listrik, pada tahun 2015 lalu, Ukraina juga memangkas pasokan listrik karena hutang yang belum dibayarkan.
Tiga tahun setelah Moskow mencaplok wilayah Krimea, ketegangan antara Ukraina dan separatis di bagian timur Rusia yang dipegang Rusia tetap tinggi dan gencatan senjata 2015 dilanggar secara reguler.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: