Diketahui Johnson membatalkan rencana perjalanan ke Rusia akhir pekan lalu dengan dalih karena perkembangan yang terjadi di Suriah yang mengubah situasi secara fundamental.
Keputusan Johnson itu diambil tak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan keputusan untuk melancarkan serangan ke pangkalan udara milik Suriah sebagai bentuk respon atas serangan gas kimia awal pekan lalu.
Menanggapi keputusan Johnson yang diambil secara sepihak itu, Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan menilai bahwa hal itu menunjukkan kurangnya pengaruh Inggris dalam hubungan internasional.
"Keputusan untuk membatalkan kunjungan Johnson ke Moskow menegaskan sekali lagi keraguan soal nilai tambah Inggris yang tidak memiliki posisi sendiri pada sebagian besar masalah saat ini," kata pernyataan tersebut seperti dimuat
Press TV awal pekan ini.
"Hal tersebut juga menunjukkan bahwa Inggris kini tak lagi memiliki pengaruh yang nyata pada urusan internasional, karena masih dalam bayang-bayang mitra strategis (AS),†tambah pernyataan tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: