Tak lama setelah evakuasi, polisi pun segera menjinakan bahan peledak itu dan menangkap sejumlah orang yang dicurigai.
"Sebuah perangkat yang bisa eledak ditemukan dan dijinakkan," kata kepala kepolisian setempat Konstantin Serovs eperti dimuat
Russia Today (Kamis, 6/4).
Menurut Serov, pemilik apartemen tidak hadir ketika pencarian dilakukan. Orang-orang yang ditemukan di sana akan diselidiki oleh polisi.
"Bahaya telah berlalu. perangkat telah dijinakkan, orang-orang jahat telah ditahan. Penyelidikan sedang dilakukan di lokasi," sambungnya.
Diketahui bahwa St Petersburg terguncang oleh ledakan fatal pada awal pekan ini ketika sebuah bom rakitan meledak di kereta bawah tanah kereta antara Tekhnologichesky Institut dan Sennaya Ploshchad. Bom lain menyamar sebagai pemadam kebakaran berhasil dijinakkan oleh regu bom di stasiun Ploshchad Vosstaniya.
Tersangka kemudian diidentifikasi sebagai Akbarzhon Dzhalilov berusia 22 tahun, warga negara Rusia asal Kyrgyz.
[mel]
BERITA TERKAIT: