Melawan Islamophobia Dengan Barbie Hijab

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 22 Maret 2017, 19:19 WIB
Melawan Islamophobia Dengan Barbie Hijab
Barbie Hijab/Russia Today
rmol news logo Tiga ibu di Pittsburg punya cara tersendiri untuk melawan Islamophobia yang berkembang di negeri Paman Sam.

Ketiganya membuat boneka ternama barbie dengan mengenakan hijab. Ini adalah cara mereka mengajarkan anak-anak di Amerika Serikat untuk menjadi lebih inklusif dengan mengekspos barbie berhijab.

Ketiga wanita itu adalah Gisele Fetterman, Safaa Bukhari dan Kristen Michaels.

"Mereka akan melihatnya sebagai jenis memori dari permainan mereka dan kemudian mereka akan tumbuh menjadi generasi ramah," kata Fetterman.

Fetterman datang dengan ide itu ketika ia melihat tidak ada boneka putrinya yang berusia lima tahun tampak seperti dari teman-teman Muslimnya. Ia pun kemudian mengajak temannya, Safaa Bukhari dan Pittsburg untuk membuat boneka hijab dengan nama Hello Hijab.

Boneka yang akan dijual dengan harga 6 dolar AS itu akan dilengkapi dengan kartu yang menjelaskan soal apa hijab itu. Boneka akan resmi dirilis pada awal April mendatang.

Ketiga perempuan itu mengatakan bahwa hasil dari penjualan itu akan disumbangkan ke sejumlah komunitas yang juga mendorong perlawanan atas Islamophobia. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA