
Korea Selatan dan Turki bekerjasama mengembangkan rantai pembangkit listrik di Iran dalam sebuah kemitraan perdana di Timur Tengah.
Kemitraan itu dibentuk berdasarkan kesepakatan bahwa SK Engineering & Construction (SK E & C) dari Korea Selatan menandatangani kesepakatan dengan raksasa energi Turki UNIT Internasional S.A., akhir pekan ini.
Berdasarkan perjanjian tersebut, perusahaan Korea Selatan akan bergabung dengan proyek yang sedang dilakukan perusahaan Turki untuk membangun dan mengoperasikan lima pembangkit listrik berbahan bakar gas baru di Iran, dikatakan bernilai $ 4,2 miliar pada keseluruhan.
Dengan demikian, SK E & C akan bertugas membangun lima pembangkit listrik baru.
Pembangkit listrik akan memiliki kapasitas pembangkitan gabungan dari 5.000 megawatt, dan membuatnya menjadi pembangkit listrik swasta yang dikembangkan di Iran.
SK E & C adalah salah satu dari beberapa perusahaan Korea Selatan yang telah membuat komitmen investasi besar-besaran ke Iran sejak negara itu dihapus dari sanksi internasional.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: