
Mantan Jenderal Militer Sudan Selatan yang mundur bulan lalu membentuk kelompok pemberontak baru yang anti pemerintah dan bertujuan melengserkan Presiden Salva Kiir.
Ia adalah Thoman Cirillo Swaka, mantan kepala logistik militer Sudan Selatan. Ia mundur dari jabatannya itu karena menilai ada penyalahgunaan kekuasaan oleh pemerintah yang mebuat badan militer menjadi seperti tentara suku.
Ia menyebut bahwa militer, polisi dan cabang badan keamanan lainnya secara sistematis merekrut mereka yang berasal dari Dinka, suku presiden Kiir.
Swaka merupakan satu dari tiga pejaat top militer yang mundur dari jabatannya bulan lalu.
Awal pekan ini ia mengeluarkan pernyataan soal pembentukan kelompok pemberontak baru yang disebut dengan National Salvation Front (NSF) yang berfungsi untuk mengembalikan kewarasan dan menormalisasi kondisi negara.
Dia juga berjanji bahwa kelompok pemberontak itu akan berjuang untuk membasmi penyakit yang mencoreng citra buruk Sudan Selatan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: