
Gubernur provinsi Wadi di Suriah mengatakan telah membangun kesepakatan awal dengan kelompok bersenjata untuk menyerahkan kontrol sebuah lembah dengan sumber air Damaskus.
Hal itu akan memulihkan pasokan air bagi sekitar 5 juta warga sipil di wilayah sekitarnya.
Para pemberontak bersenjata sepakat untuk meninggalkan Wadi dan meletakkan senjata demi kembali ke provinsi Idlib dengan selamat.
Kesepakatan ini juga akan membuat unit tentara Suriah masuk ke area dan membersihkan senjata serta bom yang tersisa di lokasi.
Selanjutnya, setelah lokasi bersih, maka teknisi akan datang dan memperbaiki saluran air yang rusak.
Menindaklanjuti hal itu, Palang Merah juga bersiap untuk masuk ke wilayah Wadi dan membantu warga sipil untuk pemulihan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: